Selasa, 21 Oktober 2014

Analisis artikel online

Nama: Siti Choirunnisa Arofaeni
Npm : 27112046






Sebagian orang berpendapat, bahwa mengajar adalah proses penyampaian atau mentransfer ilmu dari seorang pendidik kepada peserta didik. Tetapi tampaknya pendapat ini harus jauh-jauh ditinggalkan, karena sudah tidak sesuai dengan perkembangan jaman. Kini mengajar harus kita maknai sebagai sebuah kegiatan yang komplek, yaitu penggunaan secara integratif sejumlah keterampilan untuk menyampaikan ilmu. Pengintegrasian keterampilan-keterampilan yang dimaksud di sini harus dilandasi dengan seperangkat teori dan diarahkan oleh suatu pengetahuan/wawasan. Sedangkan penearapannya akan menjadi unik bila dipengaruhi oleh semua komponen belajar mengajar. Komponen yang dimaksud adalah tujuan yang hendak digapai, ilmu yang ingin disampaikan, seubjek didik, fasilitas dan lingkungan belajar, dan yang tidak kalah penting adalah keterampilan, kebiasaan dan wawasan guru tentang dunia pendidikan dan misinya sebagai pendidik.

Jika mengajar dipahami sebagai kegiatan mentransfer ilmu kepada siswa, maka mengajar itu sendiri hanya akan terbatas pada penyampaian ilmu itu saja. Guru di pihak pertama menyampaiakan ilmu dan siswa di pihak kedua akan menerima secara pasif. Prosesnya pun bisa diketahui, pembelajaran akan berjalan secara membosankan. Karena yang mendominasi pembelajaran adalah guru, sedangkan siswa hanya sebagai penerima.

Namun, apabila mengajar dimaknai sebagai segala upaya yang dilakukan dengan sengaja untuk menciptakan proses belajara pada siswa dan mencapai tujuan yang telah dirumuskan, maka jelas bahwa yang menjadi sasaran akhir dari proses pengajaran itu ialah siswa belajar. Artinya dalam hal ini segala upaya apapun dapat dilakukan selagi bisa dipertanggungjawabkan, dan bisa menghantarkan siswa menuju pencapaian tujuan belajar yang telah dicanangkan, artinya siswa belajar secara aktif, dan yang mendominasi dikelas adalah siswa.

Kesimpulannya, hakekat menjajar itu merupakan usaha guru menciptakan dan mendesain proses belajar pada siswa. Jadi yang terpenting dalam belajar mengajar itu bukanlah bahan yang disampaikan oleh guru, akan tetapi proses siswa dalam mempelajari bahan tersebut (guru lebih menghargai proses dari pada hasil). Sekali lagi peranan yang menonjol dalam belajar mengajar ada pada siswa, ini bukan berarti bahwa peranan guru tersisihkan, hanya diubah saja.

Jadi, guru yang profesional adalah guru yang dapat melakukan tugas mengajarnya dengan baik melalui keterampilan-keterampilan khusus agar tercipta sebuah pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan meyenangkan.

No.
Salah Diksi
Perbaikan
Analisis
1.
Tetapi tampaknya pendapat ini harus jauh-jauh ditinggalkan, karena sudah tidak sesuai dengan perkembangan jaman.
Tetapi tampaknya pendapat ini harus ditinggalkan, karena sudah tidak sesuai dengan perkembangan jaman.
Tidak perlu menggunakan kata jauh-jauh, langsung saja “harus ditinggalkan.”
2.
Pengintegrasian keterampilan-keterampilan yang dimaksud di sini harus dilandasi dengan seperangkat teori dan diarahkan oleh suatu pengetahuan/wawasan.
Pengintegrasian keterampilan-keterampilan yang dimaksud harus dilandasi dengan seperangkat teori dan diarahkan oleh suatu pengetahuan/wawasan.
Tidak perlu menggunakan kata di sini, langsung saja “Pengintegrasian keterampilan-keterampilan yang dimaksud harus.”
3.
Komponen yang dimaksud adalah tujuan yang hendak digapai,
Komponen yang dimaksud adalah tujuan yang hendak dicapai,
Sesuai dengan EYD yaitu dicapai.
4.
Ilmu yang ingin disampaikan, seubjek didik

ilmu yang ingin disampaikan, subjek didik
Sesuai dengan EYD yaitu subjek.
5.
Guru di pihak pertama menyampaiakan ilmu dan siswa di pihak kedua akan menerima secara pasif.
Guru di pihak pertama menyampaikan ilmu dan siswa di pihak kedua akan menerima secara pasif.
Sesuai dengan EYD yaitu menyampaikan.
6.
Namun, apabila mengajar dimaknai sebagai segala upaya yang dilakukan dengan sengaja untuk menciptakan proses belajara
Namun, apabila mengajar dimaknai sebagai segala upaya yang dilakukan dengan sengaja untuk menciptakan proses belajar
Sesuai dengan EYD yaitu belajar.
7.
Artinya dalam hal ini segala upaya apapun dapat dilakukan selagi bisa dipertanggungjawabkan
Artinya dalam hal ini segala upaya apapun dapat dilakukan ketika masih bisa dipertanggungjawabkan
Sesuai dengan EYD yaitu ketika masih.
8.
Kesimpulannya, hakekat menjajar itu merupakan
Kesimpulannya, hakekat mengajar itu merupakan
Sesuai dengan EYD yaitu mengajar.

Sumber:  http://nadhirin.blogspot.com/2013/05/guru-profesional_7.html

Bagaimana memahami dan bangga terhadap bahasa Indonesia

Nama: Siti Choirunnisa Arofaeni
Npm : 27112046





Kapan bangsa Indonesia mau menjunjung bahasanya sendiri ya?



Seorang ibu: “Anak saya mengikuti kursus bahasa inggris, bahasa Jerman,dan  bahasa Perancis, untuk menunjang sekolahnya dan karir nya saat dia sudah besar nanti, karena jaman sekarang orang yang bisa berbahasa asing itu lebih sukses dalam dunia pendidikan dan pekerjaannya nanti.”
Sering sekali kita membaca atau mendengar kalimat seperti ini bukan?
Pasti hampir semua orang berpikiran yang sama seperti yang diutarakan seorang ibu tersebut. Alasannya? Pasti sama. Karena bahasa asing dianggap lebih berperan dalam menunjang pendidikan ataupun karir seseorang. Akan tetapi, jika ditelusuri lebih dalam, fakta menunjukkan bahwa pemikiran yang telah berkembang luas di bangsa kita adalah bahasa asing lebih penting untuk dipelajari daripada bahasa Indonesia. Alasannya? klasik, karena kita setiap hari kan berbicara dengan menggunakan bahasa Indonesia, untuk apa lagi dipelajari.
Akibat dari pemahaman di atas, banyak bangsa-bangsa kita yang menguasai bahasa asing dapat berbicara dengan tata bahasa yang baik dan benar. Akan tetapi kondisi bangsa kita dalam berbicara bahasa Indonesia itu sangat menyedihkan. Mereka berbicara tidak menggunakan tata bahasa Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), mereka lebih sering dan lebih pede mungkin menggunakan bahasa “gaul” yang terkadang makna dari kata-kata yang diucapkannya itu agak nyeleneh.
Memang tidak salah jika bangsa kita lebih menyukai, mengerti, dan dapat berbahasa asing dengan baik atau saat mereka berprestais baik dalam bahasa asing di sekolahnya. Tetapi hal yang salah adalah mereka menterbelakangi bahasa Indonesia, cuek dan tidak mau mempelajari bahasa Indonesia.

Berikut ini pengertian menurut beberapa ahli:

BILL ADAMS
Bahasa adalah sebuah sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah konteks inter-subjektif
Bahasa mencerminkan identitas suatu bangsa kepada dunia.

WITTGENSTEIN
Bahasa merupakan bentuk pemikiran yang dapat dipahami, berhubungan dengan realitas, dan memiliki bentuk dan struktur yang logis.

FERDINAND DE SAUSSURE
Bahasa adalah ciri pembeda yang paling menonjol karena dengan bahasa setiap kelompok sosial merasa dirinya sebagai kesatuan yang berbeda dari kelompok yang lain.

BLOCH & TRAGER
Bahasa adalah sebuah sistem simbol yang bersifat manasuka dan dengan sistem itu suatu kelompok sosial bekerja sama.

CARROL
Bahasa adalah sebuah sistem berstruktural mengenai bunyi dan urutan bunyi bahasa yang sifatnya manasuka, yang digunakan, atau yang dapat digunakan dalam komunikasi antar individu oleh sekelompok manusia dan yang secara agak tuntas memberi nama kepada benda-benda, peristiwa-peristiwa, dan proses-proses dalam lingkungan hidup manusia.

SUDARYONO
Bahasa adalah sarana komunikasi yang efektif walaupun tidak sempurna sehingga ketidaksempurnaan bahasa sebagai sarana komunikasi menjadi salah satu sumber terjadinya kesalahpahaman.

Seperti contoh bangsa Perancis, mereka saat ini sedang menggalakan upaya pengenalan bahasanya kepada turis yang datang ke negara mereka. Salah satu upaya ini menunjukkan sebuah rasa bangga terhadap bahasa nasional mereka. Kita patut mencontoh bangsa Perancis dalam usahanya mempertahankan bahasanya menjadi kebanggaan bangsanya sebagai bangsa Perancis. Kita patut mencontoh Perancis dalam usahanya mempertahankan bahasanya sebagai bahasa naisonal.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga rasa bangga generasi bangsa Indonesia terhadap bahsasanya sendiri. Seperti ketika menyambut turis yang berkunjung ke Indonesia, kita tidak perlu menggunakan bahasa Inggris maupun bahasa asing lainnya tetapi gunakanlah bahasa Indonesia guna memperkenalkan dan mengajarkan bahasa Indonesia kepada mereka. Selain itu dapat juga dengan membuka kursus bahasa Indonesia, sudah banyak warga negara asing yang sudah mulai tertarik terhadap bahasa Indonesia. Saya yakin pasti mereka akan tertarik untuk mengikuti kursus bahasa Indonesia. Dan semoga bangsa Indonesia sendiri pun tertarik juga untuk mengikuti kursus bahasa Indonesia.
Kita juga pasti sangat berharap suatu hari nanti dapat mendengar kalimat seperti di bawah ini.
“Anak saya sekarang mengikuti kursus bahasa Indonesia lohhhh, supaya dapat berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.”


Referensi:
file:///E:/Kapan%20ya%20Ada%20Kursus%20Bahasa%20Indonesia%20di%20Indonesia.htm#

Sabtu, 26 Juli 2014

Gesture Recognition

Siti Choirunnisa
27112046 / 2kb01


             Adalah suatu gerakan yang bertujuan menafsirkan gerakan manusia melalui algoritma matematika. Pengenalan gerakan dapat berasal dari setiap gerak tubuh atau negara tetapi umumnya berasal dari wajah atau tangan. Saat ini berfokus di lapangan termasuk identifikasi pengenalan emosi dari wajah dan pengenalan isyarat tangan. Banyak pendekatan telah dibuat dengan menggunakan kamera dan algoritma komputer visi untuk menafsirkan bahasa isyarat. Namun, identifikasi dan pengenalan dari postur, gaya berjalan, proxemics, dan perilaku manusia juga subjek teknik pengenalan gerakan.
            Pengenalan gerak memungkinkan manusia untuk berkomunikasi dengan mesin (HMI) dan berinteraksi secara alami tanpa perangkat mekanis. Menggunakan konsep Pengenalan gerak, adalah mungkin untuk menunjuk jari pada layar komputer sehingga kursor akan bergerak sesuai. Hal ini berpotensi membuat perangkat input konvensional seperti mouse, keyboard dan bahkan layar sentuh redundan.

Untuk lebih jelasnya:
http://www.4shared.com/file/cL6HcUqxce/Gesture_Recognition1849895222.html
http://www.4shared.com/file/wdR9VPNsba/Gesture_Recognition1849895222.html

Sabtu, 12 April 2014

Programming Game Technology

Siti Choirunnisa
 27112046 / 2kb01
 
Game berasal dari bahasa inggris yang berarti dasar permainan. Permainan disini merupakan pengertian kelincahan intelektual (Intellectual Playability Game) yang bisa diartikan sebagai tempat keputusan dan aksi pemainnya. Dalam game, ada target-target yang
ingin dicapai oleh pemain. Target-target inilah yang kemudian membuat para pemain menjadi kecanduan.
Alat bantu yg digunakan dalam membuat game salah satu nya dengan menggunakan bahasa pemrograman java. Java adalah salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek OOP (Object Oriented Programming). Paradigma OOP menyelesaikan masalah dengan merepresentasikan masalah ke model objek.
Sistem proteksi game diantaranya :
-    Steam work adalah sistem proteksi game-game baru yang pada box nya ada tulisan steam dan internet connection required
Sistem distribusi game secara online diantaranya :
-         Steam adalah digital distribution paling populer di PC saat ini.
-      Origin merupakan DRM sekaligus online store buatan Electronic Arts (EA) yang bertujuan untuk menyaingi kesuksesan Steam.
-      GOG.com adalah sebuah toko game digital yang terkenal karena rata-rata game yang diju adalah game klasik.
-        Desura merupakan tempat tepat jika kamu mencari game indie.


Untuk lebih jelasnya buka